Dosa adalah penjara jiwa

penjaraManusia adalah tempatnya salah, bahkan malaikatpun juga bisa salah lho. Salah dan dosa merupakan pembelajaran kepada kita untuk tidak melakukan kesalahan yang sama. Kalau kesalahan yang sama masih dilakukan, itu artinya termasuk manusia yg bebal seperti saya, hiks.

Kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat akan selalu membekas kepada jiwa kita. Rasa malu, rasa bersalah dan dosa. Apalagi salah dan dosa kepada orang lain, akan juga membekas kepada jiwa orang tersebut. Bagaikan menancapkan paku terhadap kayu, terjadi penekanan paku atas kayu.
Manusia yang beriman selalu istigfar, minta ampun kepada-Nya, taruhlah Allah memberikan ampunan, namun kerusakan akibat kesalahan dan dosa tadi akan kembali ke semula ? Tidak. Coba angkat paku yg tertancap pada kayu, selalu meninggalkan bekas lubang yang sulit untuk dikembalikan lagi keasalnya. Walaupun di dempul sekalipun keadaannya sudah berubah.

Banyak orang yg seperti saya ini mengabaikan dosa – dosa kecil. Berbohong, mengejek teman, jahil, mengumpat dll. Semua berpikiran ah cuman dosa kecil ajah, pake istigfar juga ilang. Tertanam dalam benaknya bahwa dosa kecil itu biasa, dan tidak masalah, maka yang kecil itu akan menumpuk, menumpuk, dan menumpuk maka yg sedikit akan menjadi bukit. Tak terasa hatinya sudah ditutupi oleh baaanyak dosa, dosa lama tak terhapus ditumpuk lagi dg yang baru. Merekat, berlumut dan berkarat..hahaha. Dan tidak disadari makin jauh dan jauuuhh dari Tuhannya. Kaki berat melangkah untuk sholat, tangan tidak bisa untuk shodaqah, lidah kelu untuk menyebut nama Allah, pikiran selalu kepada negatif, dan benar – benar menjadi teman syaitan ….nau dzubillah…takut juga gue nulis ini..

Dosa kecil yang kata kita biasa dan nggak papa, ternyata akan menjadi penjara bagi Ruh kita, Ruh akan terkekang, terpenjara, tidak kuasa untuk menembus dinding nafsu dan dosa. Nurani tertutup rapat seakan jalan gelap menujuNYa, hati nurani menjadi hati kecil dan Nafsu menjadi penjaga penjara.

Allah maha pengampun bagi yang dikehendakinya. Namun pengampunan Allah akan seiring pengajaran Allah terhadap manusia. Maka siapa yang mau bertobat dengan Tobatan Nasuha, akan diberikan jalan pengajaran yang tidak mudah tentunya, menanjak, kanan kiri jurang, banyak duri dan rintangan…

Belajarlah dari Raden Syahid menjadi Sunan Kalijaga
Belajarlah dari Abu Nawas sang glamour kemewahan dunia menjadi waliullah
Belajarlah dari Khalifah Umar bin Khattab yang pernah membunuh anak gadisnya sendiri

2 Responses

  1. baru tahu aku kalo malaikat juga bisa salah..
    setahuku sih malaikat itu tak semuanya bersayap …😛

    • Malaikat emang bisa salah, pernah kasus di Yogja, Malaikat maut salah mencabut nyawa gara2 namanya sama, begitu menyadari salah, ya ga jadi dicabut…percaya tau tidak ga masalah😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: